Presentation 1 by Bahrul Ulum on Scribd
Wednesday, November 1, 2017
Tuesday, October 31, 2017
laporan ppl BNI Life
LAPORAN
PRAKTIKUM PROFESI ASURANSI SYARIAH
PERAN,
FUNGSI, DAN KINERJA ANALISIS RISIKO
PADA PT. BNI LIFE INSURANCE CABANG
SERANG PROVINSI BANTEN
DISUSUN OLEH
(141600066) BAHRUL ULUM
JURUSAN/ PROGRAM STUDI ASURANSI SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM
UIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
2017
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTIKUM PROFESI ASURANSI SYARIAH
PERAN, FUNGSI, DAN KINERJA ANALISIS RISIKO
PADA BNI LIFE CABANG SERANG PROVINSI
BANTEN
DISUSUN OLEH:
NAMA : BAHRUL ULUM
NIM
: 141600066
Pada tanggal 10 juli sampai 10 agustus tahun 2017 telah di laksanakan
praktikum profesi Asuransi Syariah pada PT. BNI LIFE INSURANCE cabang Serang.
Untuk Laporan Kegiatan Praktikum Asuransi Syariah pada perusahaan BNI life
sebagai Analisis Risiko dan wajib diikuti oleh setiap mahasiswa jurusan/prodi
Asuransi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sultan Maulana
Hasanuddin Banten telah disusun sesuai ketentuan, kaidah akademik, serta data
dan informasi.
Dosen Pembimbing
Anita, S.E., M.Si.,
NIP.19820808201503200
|
Menyutujui,
|
Dosen pamong/Praktisi
Mardiyanto Andy Nugroho
Regional Agency Patnership Developmen
|
Mengesahkan,
Ketua Jurusan Asuransi Syariah,
RUSTAMUNADI, S.H., M.H.
NIP. 19670924 198903 1 001
|
Kata Pengantar
Segala puji dan syukur mari kita panjatkan kehadirat Allah
SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya yang tak terhingga. Shalawat
serta salam semoga tetap terlimpah curahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW
yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju terang benerang
seperti saat ini.
Alhamdulilllah dengan izin Allah SWT yang maha pengasih lagi
maha penyanyang, akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan Kegiatan
Praktikum Profesi Asuransi Syariah di BNI life. Penulis menyadari dalam proses
magang dan laporan ini, penulis tidak luput dari kekurangan dan
menghaturkan terima kasih dan penghargaan setingginya kepada :
1.
Prof.Dr. H. Fauzul Imam ,M.A., selaku
rector pada UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
2.
Dr.Hj.Nihayatul Maskuroh ,MSI,Dekan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada UIN Sultan Maulana Hasanuddin
Banten.
3.
Dr.Itang, S.Ag., M.H., Wakil Dekan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Akademik pada UIN Sultan Maulana Hasanuddin
Banten.
4.
Rustamunadi , SH., M.H., Ketua
Jurusan/Program Studi Asuransi Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
5.
Ratu Humaemah, S.Hum M.Si., Sekretaris
Jurusan/Program Studi Asuransi Syariah pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
6.
Anita, S.E., M.Si.
7.
Budi Tampubolan, President Director Bni
life.
8.
Mardiyanto Andy Nugroho ,CFP,QWP. Selaku
dosen pamong / praktisi praktikum profesi
sekaligus senior Manajer Regional Agency Patnersip Development pada PT
BNI LIFE INSURANCE cabang Serang Banten.
9.
Segenap karyawan di PT . BNI LIFE
INSURANCE cabang Serang.
10.
Kedua orang tua yang di cintai.
Penulis menyadari bahwa laporan magang ini masih terdapat
beberapa kekurangan. Namun penulis berharap laporan magang ini dapat bermanfaat
bagi penulis dan pembaca laporan magang ini.
Serang, 18
Agustus 2017
Praktikum/Mahasiswa
Bahrul
Ulum
NIM: 141600040
|
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR................................................................................... .... i
DAFTAR ISI ................................................................................................. .... iii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................. .... 1
A. Latar
Belakang..................................................................................... .... 1
B. Ruang
Lingkup Orientasi Praktikum Profesi........................................ .... 2
C. Tujuan
Dan Manfaat Praktikum Profesi............................................... .... 2
BAB II DESKRIPSI OBYEK PELAPORAN
DAN ANALISA
A. Deskripsi
Umum Mengenai Perusahaan ................................................... 3
1. Sejarah
PT . BNI Life Insurance......................................................... 3
2. Makna
Visi Misi PT . BNI Life Insurance.......................................... 4
3. Nilai-Nilai
PT.BNI Life Insurance...................................................... 4
4. Struktur
organisasi PT BNI Life Insurance......................................... 5
5. Penghargaan
yang dimiliki oleh PT.BNI Life Insurance..................... 5
6. Bidang
Usaha PT. BNI Life Insurance............................................... 6
B. Deskripsi
Teoritik Mengenai Profil Jurusan.............................................. 14
1. Pengertian
Analisis Risiko................................................................... 14
2. Mekanisme
Kinerja Analisis Risiko..................................................... 15
3. Fungsi
dan peran Analisis Risik.......................................................... 18
4.
Tugas dan tanggung jawab analisis resiko........................................... 19
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan................................................................................................ 20
B. Saran.......................................................................................................... 20
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Dalam era globalisasi saat ini
negara maju maupun berkembang berusaha selalu mengikuti inovasi dalam dunia
bisnis mereka untuk mempertahankan ekonomi dan kestabilan keuangan di dalam
negara mereka masing-masing, Selain sektor riil (Perdagangan dan Jasa) yang
selalu dikembangkan, dalam sistem ekonomi kapitalistik berkembang pula sektor
non-riil atau sektor keuangan. Dalam sektor ini uang tidak lagi dianggap
sebagai alat tukar semata, akan tetapi sebagai komoditi yang bisa
diperdagangkan atau diambil manfaatnya. Salah satu bentuk bisnis tersebut
adalah jasa asuransi.
Di
Indonesia perusahaan asuransi semakin banyak dan dikembangkan, karena jasa
asuransi dinilai sebagai usaha yang mengambil keuntungan dari komoditas uang
yang berputar dalam jasa jaminan. Bentuk asuransi yang ditawarkan juga beragam
dari mulai asuransi jiwa, kecelakaan, kesehatan, pendidikan, hingga asuransi
kerusakan dan asuransi organ tubuh.
BNI
Life merupakan salah satu anak perusahaan dari pada BNI. BNI Life
memiliki
konsen utama dalam bidang usaha perasuransian di Indonesia dan merupakan salah
satu perusahaan asuransi yang cukup diperhitungkan keberadaannya di tanah air.
Dalam peraktiknya setiap perusahan asuransi tentu sangat membutuhkan jasa
seorang analisis risiko, sehingga setiap perusahaan asuransi dapat mengelola
resiko dengan baik. Praktikumprofesi Asuransi Syariah disebut juga
praktik lapngan (magang) bertujuan untuk mempelajari dan berlatih praktis para
Mahasiswa tingkat akhir di jurusan Asuransi Syariah, pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Praktikum
Profesi Asuran Syariah ini diwajibkan kepada seleruh Mahasiswa jurusan Asuransi
Syariah, untuk memenuhi tugas akhir program akaemik yang diberikan oleh lembaga
kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten sebagai pembekalan awal memasuki
dunia kerja dalam industry bisnis lembaga keuangan Syariah yang riil.
Diharapkan dengan adanya aktivitas Mahasiswa di dalam Bisnis perbankan dan non
perbankan syariah akan memberikan kontribusi positif yang berarti, baik dalam
lingkup akademik maupun lingkungan dunia kerja.
B.
Ruang
Lingkup Orientasi Praktikum Profesi
Ruag lingkup pada penelitian ini mengenai analisis
risiko. Analisis risiko ini meliputi faktor penilaian, karakterisasi,
komunikasi, manajemen dan kebijakan yang berkaitan dengan risiko tersebut.
Tahapan kegiatan analisis risiko antara lain meliputi: identifikasi hazard,
proyeksi risiko, penilaian risiko, dan manajemen risiko. Penilaian risiko dapat
dilakukan secara kuantitatif atau kualitatif.
C.
Tujuan
Dan Manfaat Praktikum Profesi
Adapun tujuan
dilaksanakannya praktikum profesi
asuransi syariah adalah:
1.
Sebagai
salah satu syarat dalam penyelesaian program perkuliahan jenjang strata 1 (S1) di UIN “Sultan Maulana Hasanuddin Banten” pada
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam.
2.
Untuk
meningkatkan pengetahuan ,sikap dan kemampuan profesi mahasiswa melalui
praktikum pada perusahaan PT. BNI Life
Insurance cabang Serang.
3.
Sebagai
pengaplikasikan dari ilmu yang telah di peroleh selama perkuliahan dalam
industri dunia kerja.
4.
Menjalin
tli silaturahmi dan ukhuwah islamiah dengan praktisi pada PT.BNI Life Insurance
cabang Serang.
Adapun
manfaat praktikum profesi asuransi syariah :
1.
Mahasiswa
memperoleh pengalaman dalam dunia perasuransian di PT. BNI Life Insurance cabang Serang.
2.
Mengetahui
dan memahami lebih mendalam terhadap operasional PT. BNI Life Insurance cabang Serang,
sehingga mahasiswa dapat membandingkannya dengan teori – teori yang telah di
pelajari dibangku perkuliahan dengan praktik di dunia kerja.
3.
Dapat
menjalin relationship dengan para praktisi ekonomi syariah
BAB II
DESKRIPSI OBJEK LAPORAN
A.
DESKRIPSI UMUM MENGENAI PERUSAHAAN
1.
Sejarah
PT. BNI Life Insurance
BNI
Life berdiri pada 28 November 1996 dengan nama Asuransi Jiwa BNI Jiwasraya,
perusahaan Asuransi Jiwa
patungan antara Bank Negara
Indonesia dan Jiwasraya. Tahun 2007, nama perusahaan berubah menjadi BNI Life Insurance, seiring dengan penjualan saham Jiwasraya di BNI Life.
BNI
Life merupakan salah satu
perusahaan anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
atau BNI. Sebagai
salah satu bank terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 1946, BNI telah
melayani masyarakat melalui jaringan infrastruktur yang tersebar di 34 provinsi
dengan jangkauan layanan internasional.
Pendirian tersebut sejalan
dengan tujuan BNI untuk menjadi lembaga penyedia layanan dan jasa keuangan
terpadu bagi seluruh nasabahnya (one stop financial service). Dalam menyelenggarakan kegiatan
usahanya, BNI Life telah memperoleh izin usaha di bidang Asuransi Jiwa
berdasarkan surat dari Menteri Keuangan Nomor: 305/KMK.017.1997 tanggal 7 Juli
1997. Saat ini BNI memiliki 60% saham BNI Life.
Pada awal Mei 2014, Sumitomo Life Insurance Company (Sumitomo Life) secara resmi menjadi
salah satu pemegang saham BNI Life dengan porsi kepemilikan kurang lebih 40%
saham. Sumitomo Life merupakan salah satu perusahaan asuransi terbesar di Jepang. Pada akhir Juni 2016, Sumitomo Life
mendapatkan Rating “A” dari Standard
& Poor’s, A1 dari
Moody’s, A+ dari Rating and Investment dan A+ dari Japan Credit Rating. Terhitung sejak Maret 2015, Sumitomo Life memiliki
total aset senilai lebih dari 227,6 miliar Yen atau lebih dari Rp 25.000 triliun dengan lebih dari 31.000 Sales
Representatives dan total laba bisnis utama sebesar 3,4 miliar US
Dollar.
Berbekal reputasi dan
kekuatan saluran distribusi dari BNI serta pengetahuan dan pengalaman Sumitomo
Life di bidang asuransi jiwa, hadir BNI Life dengan kekuatan baru yang memiliki
infrastruktur dan kinerja yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat.
BNI LIFE INSURANCE saat ini berkantor pusat di jalan
Aipda KS. Tubun No. 67. Jakarta Pusat yang dikukuhkan dalam bentuk Perseroan.
Perusahaan ini merupakan badan usaha milik pemerintah dengan perusahaan
induknya adalah BNI ( Bank Nasional Indonesia).
2.
Maknaa,
Visi dan Misi PT. BNI Life Isurance cabang Serang.
a.
Makna :
melindungi setulus hati, mensejahterakan kehidupan bangsa.
b.
Visi :
Menjadi perusahaan asuransi terkemuka kebaggan bangsa.
c.
Misi :
memberikan perencanaan masa depan dan perlindungan yang terpercaya denga
layanan prima dan kinerja keuangan yang optimal untuk mewujudkan kehidupan bangsa
yang berkualitas.
3.
Nilai – Nilai Perusahaan
a.
Interrity menjunjung tinggi kejujuran dan
keselarasan dalam pemikiran,perkataan serta perbuatan.
b.
Customer Oriented memberikan kualitas pelayanan
kebutuhan pelanggan internal dan eksternal melebihi dari mereka harapkan.
c.
dipercaya dan
teguh memegang amanah dalam memenuhi janji baik kepada nasabah maupun rekan
kerja.
d.
Passion For Exellence selalu memberikan hasil kerja
terbaik dan terus meningkatkan keahlian.
e.
Team Work membina sinergi dan kerja sama antar
individu dan optimal untuk mencapai tujuan yang di tetapkan bersama.
f.
Innovatif menggunakan dengan maksimal semua sumber
daya yang ada dengan kreatifitas tinggi untuk menghasilkan perbaikan dan
perubahan berkala.
g.
Embrace Change aktif melakukan perubahan yang di
perlukan dan siap menerima dan menjalankan perubahan yang terjadi kapan saja
diperlukan.
4.
Struktur
Perusahaan PT. BNI Life Insurance
5.
Penghargaan
Yang Di Miliki Oleh PT. BNI Life Insurance
a.
Majalah Investor
Awards Best Insurance 2016, Asuransi Jiwa Beraset di atas Rp 5 Triliun – Rp 15
Triliun.
b.
The
12th Islamic Finance Award 2016, The Best Risk Management Islamic Life
Insurance Sharia Unit – Asset >= 250Bn.
c.
Contact
Center Service Excellence Award 2015, BNI Life Insurance Call Center.
d.
Contact
Center Service Excellence Award 2015, Customer Service Email Centers.
e.
The
Best People Development Gold, BNI Life Insurance
f.
The
Best Islamic Life Insurance (Asset 250 – 700 Billion), BNI Life Insurance.
g.
The
Most Expanding Contribution Islamic Life Insurance Asset 250 Billion, BNI Life
Insurance.
h.
Warta
Ekonomi Indonesia Sharia Finance Award 2017 – Best Digital Life Insurance, BNI
Life Insurance.
i.
Warta
Ekonomi Indonesia Sharia Finance Award 2017 – Best Service Life Insurance, BNI
Life Insurance.
j.
Warta
Ekonomi Indonesia Sharia Finance Award 2017 – Best Sharia Unit Life Insurance,
BNI Life Insurance.
6.
Bidang Usaha PT. BNI Life Insurance
Menurut
Undang Undang RI Nomor 2 Tahun 1992 tentang perasuransian, lingkup usaha
Asuransi Jiwa meliputi usaha:
a.
Asuransi Jiwa
Individu
·
Cash Pro
Produk ini merupakan sarana untuk memenuhi ketersediaan
dana di masa mendatang dengan manfaat perlindungan asuransi yang menyeluruh dan
fleksibel (14-23 tahun). Dilengkapi dengan manfaat tunai (tahapan) yang
diberikan secara periodik selama masa asuransi ditambah dengan beberapa manfaat
tambahan yang diberikan jika Tertanggung meninggal dunia.
Produk asuransi Individu yang memberikan manfaat ganda.
Perlindungan terhadap kematian akibat sakit maupun kecelakaan. Sebagai
tabungan, apabila Tertanggung hidup hingga masa akhir asuransi maka akan
dibayarkan manfaat sebesar 100% Uang Pertanggungan dan selanjutnya
pertanggungan berakhir.
Produk Asuransi Individu yang memberikan perlindungan
jiwa terhadap kematian dengan premi yang murah dan terjangkau namun memberikan
perlindungan yang tinggi. Apabila tertanggung meninggal dunia baik akibat sakit
maupun kecelakaan, maka kepada ahli waris/yang ditunjuk akan dibayarkan 100%
Uang Pertanggungan dan selanjutnya pertanggungan berakhir.
Produk Asuransi Individu yang memberikan perlindungan
jiwa terhadap kematian dengan premi yang murah dan terjangkau namun memberikan
perlindungan yang tinggi. Dengan masa pembayaran premi yang bisa disesuaikan
dengan keinginan. Apabila tertanggung meninggal dunia baik akibat sakit maupun
kecelakaan, maka kepada ahli waris/yang ditunjuk akan dibayarkan Uang
Pertanggungan dan selanjutnya pertanggungan berakhir.
Produk asuransi yang kecelakaan diri yang memberikan
proteksi terhadap risiko meninggal dunia dan keterbatasan fisik serta
penggantian biaya perawatan di Rumah Sakit akibat kecelakaan.
·
Term Pro
BLife Term Pro adalah asuransi jiwa berjangka yang
dirancang untuk memberikan perlindungan untuk menjamin kelanjutan pendapatan
apabila Tertanggung meninggal dunia dengan 2 pilihan plan manfaat pada saat
Tertanggung mencapai akhir masa pertanggungan.
b.
Asuransi Jiwa
Kumpulan
Program Asuransi Kumpulan yang memberikan perlindungan
keuangan terhadap risiko yang mungkin terjadi dalam masa asuransi, atas risiko
kematian maupun cacat tetap total yang terjadi sebagai akibat dari suatu
penyakit ataupun kecelakaan.
Program Asuransi Kumpulan yang memberikan perlindungan
keuangan terhadap risiko yang mungkin terjadi dalam masa asuransi, atas risiko
kematian maupun cacat tetap total yang terjadi sebagai akibat dari suatu
kecelakaan.
Program perlindungan kredit karyawan yang diselenggarakan
oleh Perusahaan, seperti Car Ownership Program (COP) atau Home Ownership
Program (HOP). Asuransi ini akan melindungi dana pinjaman karyawan ke
Perusahaan bilamana dalam jangka waktu pembayaran kredit, karyawan meninggal
dunia.
c.
Asuransi Kesehatan Individu
Produk Asuransi Individu yang memberikan santunan harian
apabila Tertanggung mendapat perawatan di rumah sakit. Produk ini memberikan
manfaat terhadap biaya perawatan di rumah sakit (untuk perawatan biasa dan
ICU/ICCU) dan biaya operasi atau pembedahan. Klaim dapat diajukan apabila
Tertanggung telah menjadi peserta asuransi minimal 1 (satu) bulan.
Mendapatkan pelayanan kesehatan serta pengobatan yang
terbaik adalah keinginan setiap keluarga, termasuk Anda dan keluarga tercinta.
Anda mungkin pernah merasakan jatuh sakit, ketidaknyamanan saat harus dirawat
dan ditambah lagi biaya rumah sakit yang terus meningkat. Spectra Health Care
dipersembahkan untuk Anda yang menginginkan manfaat khusus kesehatan bagi Anda
dan keluarga, karena memberikan penggantian biaya perawatan saat Anda maupun
anggota keluarga yang sakit.
Mendapatkan pelayanan kesehatan serta perawatan terbaik
adalah keinginan setiap keluarga, termasuk Anda dan keluarga tercinta. Anda
mungkin pernah merasakan jatuh sakit, ketidaknyamanan saat harus dirawat,
ditambah dengan biaya rumah sakit yang terus meningkat. Maksima Sehat
dipersembahkan untuk Anda yang menginginkan manfaat khusus kesehatan di masa
depan bagi Anda dan keluarga. Program asuransi kesehatan Maksima Sehat
memberikan penggantian biaya bagi Anda maupun anggota keluarga Anda yang
menjalani perawatan di Rumah Sakit yang diakibatkan oleh penyakit maupun
kecelakaan serta termasuk di dalamnya pemberian santunan terhadap risiko
kematian.
d.
Asuransi kesehatan
Kumpulan
Program Asuransi Kesehatan Kumpulan yang memberikan
perlindungan kesehatan bagi Karyawan dan keluarganya jika terjadi hal yang
tidak terduga menyangkut kondisi tubuh dan kesehatan seseorang melalui jaminan
biaya pengobatan bagi setiap peserta karena sakit (sickness) atau cedera akibat
kecelakaan (bodily injured) selama satu tahun masa asuransi.
Optima Group Health Small Medium Enterprise hadir untuk
mengakomodir kebutuhan perusahaan kecil dan menengah yang memerlukan
perlindungan kesehatan bagi karyawan dan keluarganya. Perusahaan kecil dan
menengah kini bisa memberikan perlindungan kesehatan karena jumlah minimum
peserta adalah 25 orang dan maksimal 49 orang. Dengan premi tetap selama 1 (satu)
tahun selama masa asuransi berjalan, membantu perusahaan kecil dan menengah
dalam mengelola manfaat kesehatan karyawan dan keluarganya.
e.
Asuransi Pendidikan
Individu
Merupakan program keuangan yang menyediakan Dana
Pendidikan Anak (Penerima Beasiswa) berupa Tahapan Biaya Pendidikan dan
Pembayaran Berkala serta memberikan proteksi ekonomi terhadap risiko tertinggi.
Merupakan asuransi yang diprogram untuk mempersiapkan
pendidikan Buah Hati Anda dengan manfaat pemberian dana pendidikan mulai dari
SD sampai dengan Perguruan Tinggi.
f.
Investasi Individu
Solusi investasi dengan berbagai manfaat yang Anda
butuhkan, seperti perencanaan masa depan keluarga, perencanaan dana hari tua,
perencanaan pendidikan anak, perencanaan tabungan dan investasi, dana darurat,
lengkap dengan perlindungan jiwa.
Merupakan solusi tepat bagi Anda yang ingin memenuhi
kebutuhan perlindungan jiwa dengan jaminan ketersediaan dana di masa mendatang
melalui pembayaran premi yang fleksibel, Dilengkapi pula dengan asuransi
tambahan untuk memenuhi kebutuhan anda.
Merupakan produk asuransi jiwa yang memberikan
perlindungan asuransi jiwa hingga Tertanggung mencapai usia 90 tahun dengan
investasi yang optimal.
Merupakan produk asurasi jiwa yag memenuhi segala kebutuhan
finansial tertaggung.
Seiring perkembangan jaman, segala sesuatu dituntut dalam
bentuk yang praktis dan multiguna, namun tetap memiliki manfaat yang
menyeluruh. Begitu juga dalam hal perlindungan jiwa serta perencanaan keuangan,
Malcsima Pro adalah pilihan tepat untuk Anda.
g.
Asuransi Hari Tua Individu
Saat usia produktif, setiap orang memiliki kesempatan
untuk merencanakan masa depannya. Namun sebagian besar kurang memperhitungkan
perencanaan di masa pensiun. Padahal di masa itu, beban keuangan meningkat
dikarenakan berkurangnya penghasilan. Tentu saja, kita tak ingin merana di hari
tua atau menjadi beban bagi anak cucu.
h.
Asuransi Hari Tua
Kelompok
Menjalani masa pensiun yang nyaman dan bahagia tentunya
merupakan idaman setiap orang. Namun bagi perusahaan, mengelola dana hari tua
bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk
merencanakan dan mengelola dana secara tepat.
Optima Executive Saving merupakan program perlindungan
pensiun atau hari tua yang khusus diperuntukkan bagi para eksekutif atau Top Management
Perusahaan.
i.
Asuransi Syariah Individu
Merupakan program asuransi pendidikan yang dirancang
sesuai dengan prinsip Syariah untuk memberikan dana pendidikan Buah Hati Anda
secara bertahap.
Investa Plus Syariah dikelola secara professional dan
transparan sesuai prinsip Syariah yang bersih dari unsur maysir, gharar dan
riba sehingga hasil investasi yang Anda peroleh lebih berkah dan halal, dengan
cara pembayaran kontribusi sekaligus.
Adalah produk yang memberikan manfaat investasi sekaligus
proteksi yang dikelola secara Syariah. Melalui Multi Investa, Anda dapat
merencanakan keuangan Anda untuk berbagai macam kebutuhan seperti perencanaan
hari tua, pendidikan, bahkan perencanaan haji/umroh yang dikelola dengan
prinsip Syariah, dengan kontribusi yang dibayar secara berkala (regular).
j.
Asuransi Syariah Kumpulan
Merupakan program Asuransi Kesehatan Kumpulan yang
memberikan perlindungan kesehatan bagi karyawan beserta keluarganya dalam masa
asuransi yang ditentukan. Program ini dikelola secara professional dan
transparan sesuai prinsip Syariah yang bersih dari unsur maysir, gharar dan
riba.
Program asuransi jiwa untuk nasabah-nasabah pembiayaan
bank syariah rekanan selama jangka waktu yang telah ditentukan. Produk ini
dirancang untuk memberikan manfaat asuransi berupa pengembalian pembiayaan
peserta kepada pemegang polis apabila peserta meninggal dunia dalam jangka
waktu pembiayaan (masa asuransi).
B.
Deskripsi Teoritik Mengenai Profil
Jurusan
1.
Pengertian Analisis Risiko
Analisis risiko
adalah suatu pendekatan terstruktur atau metodologi dalam mengelola
ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk :
penilaian risiko, pengembangan strategi
untuk mengelolanya dengan menggunakan pemberdayaan atau pengelolaan sumber
daya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada
pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung
sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu.
Analisis
risiko merupakan sebuah proses untuk mengidentifikasi terjadinya kerugian yang
dialami oleh suatu perusahaan dan memilih teknik yang paling tepat untuk
menangani kejadian tersebut. Adapun pengertian analisis risiko berdasarkan
peraturan BI No.5/8/PBI/2003 adalah serangkaian prosedur dan metodologi yang
digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko
yang timbul dari kegiatan usaha.
Dari
beberapa penelitian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa analisis risiko adalah
serangkaian metode yang diterapkan oleh bank atau perusahaan pembiayaan lainnya
untuk memitigasi risiko yang timbul dari kegiatan usaha guna menghindari
kerugian.
2.
Mekanisme Kinerja Analisis Risiko
Dalam
beberapa situasi, risiko tersebut bisa mengakibatkan kehancuran perusahaan. Karena
itu risiko penting untuk dikelola. Manajemen risiko pada dasarnya dilakukan
melalui proses-proses berikut ini.
a)
Identifikasi
Risiko
Identifikasi
risiko dilakukan untuk mengidentifikasi risiko-risiko apa saja yang dihadapi
oleh suatu perusahaan. Banyak risiko yang dihadapi oleh suatu perusahaan, mulai
dari risiko penyelewengan oleh karyawan, risiko kejatuhan meteor atau komet,
dan lainnya. Ada beberapa teknik untuk mengidentifikasi risiko, misal dengan
menelusuri sumber risiko sampai terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.
Sebagai contoh, kompor ditaruh dekat penyimpanan minyak tanah. Api merupakan
sumber risiko, kompor yang ditaruh dekat minyak tanah merupakan kondisi yang
meningkatkan terjadinya kecelakaan, bangunan yang bisa terbakar merupakan
eksposuryang dihadapi perusahaan. Misalkan terjadi kebakaran, kebakaran
merupakan peristiwa yang merugikan (peril). Identifikasi semacam dilakukan
dengan melihat sekuen dari sumber risiko sampai ke terjadinya peristiwa yang
merugikan. Pada beberapa situasi, risiko yang dihadapi oleh perusahaan cukup
standar. Sebagai contoh, bank menghadapi risiko terutama adalah risiko kredit
(kemungkinan debitur tidak melunasi hutangnya).
b)
Evaluasi
dan Pengukuran Risiko
Langkah
berikutnya adalah mengukur risiko tersebut dan mengevaluasi risiko tersebut.
Tujuan evaluasi risiko adalah untuk memahami karakteristik risiko dengan lebih
baik. Jika kita memperoleh pemahaman yang lebih baik, maka risiko akan lebih
mudah dikendalikan. Evaluasiyang lebih sistematis dilakukan untuk ‘mengukur’
risiko tersebut.
Ada
beberapa teknik untuk mengukur risiko tergantung jenis risiko tersebut. Sebagai
contoh kita bisa memperkirakan probabilitas (kemungkinan) risiko atau suatu
kejadian jelek terjadi. Dengan probabilitas tersebut kita berusaha ‘mengukur’
risiko. Sebagai contoh, ada risiko perusahaan terkena jatuhan meteor atau
komet, tetapi probabilitas menunjukan (0.000001) risiko semacam itu sangat
kecil. Karena itu risiko tersebut tidak perlu diperhatikan. Contoh lain adalah
risiko kebakaran dengan probabilitas (misal) 0,6. Karena probabilitas yang
tinggi, maka risiko kebakaran perlu diberi perhatian ekstra.
Contoh
tersebut menunjukkan bahwa dengan menggunakan teknik probabilitas kita bisa
melakukan prioritisasi risiko, sehingga kita bisa lebih memfokuskan pada risiko
yang mempunyai kemungkinan yang besar untuk terjadi. Contoh lain adalah membuat
matriks dengan sumbu mendatar adalah probabilitas terjadinya risiko, dan sumbu
vertikal adalah tingkat keseriusan konsekuensi risiko tersebut (severity, atau
besarnya kerugian yang timbul akibat risiko tersebut). Setiap risiko bisa
dievaluasi kemudian dimasukkan ke dalam matriks tersebut. Sebagai contoh,
risiko kebakaran mempunyai probabilitas 0,6 (tinggi). Jika kebakaranterjadi,
maka kerugian yang diakibatkan akan besar juga.
c)
Pengelolaan
Risiko
Setelah
analisis dan evaluasi risiko, langkah berikutnya adalah mengelola risiko. Risiko
bisa dikelola dengan berbagai cara, seperti penghindaran, ditahan (retention),
diversifikasi, atau ditransfer ke pihak lainnya.
Ø Penghindaran.
Cara
paling mudah dan aman untuk mengelola risiko adalah menghindar. Tetapi cara
semacam ini barangkali tidak optimal. Sebagai contoh, jika kita ingin
memperoleh keuntungan dari bisnis, maka mau tidak mau kita harus keluar dan menghadapirisiko
tersebut. Kemudian kita akan mengelola risiko tersebut.
Ø Ditahan (Retention).
Dalam
beberapa situasi, akan lebih baik jika kita menghadapi sendiri risiko tersebut
(menahan risiko tersebut, atau risk retention). Sebagai contoh, misalkan seseorang
akan keluar rumah membeli sesuatu dari supermarket terdekat, dengan menggunakan
kendaraan. Kendaraan tersebut tidak diasuransikan. Orang tersebut merasa
asuransi terlalu repot, mahal, sementara diaakan mengendarai kendaraan tersebut
dengan hati-hati. Dalam contoh tersebut, orang tersebut memutuskan untuk
menanggung sendiri (menahan, retention) risiko kecelakaan.
Ø Diversifikasi.
Diversifikasi
berarti menyebar eksposur yang kita miliki sehingga tidak terkonsentrasi pada
satu atau dua eksposur saja. Sebagai contoh, kita barangkali akan memegang aset
tidak hanya satu, tetapi pada beberapa aset, misal saham A, saham B, obligasi
C, properti, dan sebagainya. Jika terjadi kerugian pada satu aset, kerugian
tersebut diharapkan bisa dikompensasi oleh keuntungan dari aset lainnya.
Ø Transfer Risiko.
Jika kita
tidak ingin menanggung risiko tertentu, kita bisa mentransfer risiko tersebut
ke pihak lain yanglebih mampu menghadapi risiko tersebut. Sebagai contoh, kita
bisa membeli asuransi kecelakaan. Jika terjadi kecelakaan, perusahaan asuransi
akan menanggung kerugian dari kecelakaan tersebut.
Ø Pengendalian Risiko.
Pengendalian
risiko dilakukan untuk mencegah atau menurunkan probabilitas terjadinya risiko
atau kejadian yang tidak kita inginkan. Sebagai contoh, untuk mencegah
terjadinya kebakaran, kita memasang alarm asap di bangunan kita. Alarm tersebut
merupakan salah satu cara kita mengendalikan risiko kebakaran.
Ø Pendanaan Risiko.
Pendanaan
risiko mempunyai arti bagaimana ‘mendanai’ kerugian yang terjadi jika suatu
risiko muncul. Sebagai contoh, jika terjadi kebakaran, bagaimana menanggung
kerugian akibat kebakaran tersebut, apakah dari asuransi, ataukah menggunakan
dana cadangan? Isu semacam itu masuk dalam wilayah pendanaan risiko.
3.
Fungsi dan peran Analisis Risik
Ada
beberapa peran dan fungsi analisis risiko yaitu :
a.
Sebagai pengendali asumsi mortalita yang
ditetapkan oleh aktuaria.
Sebagaimana kita ketahui bahwa mekanisme kerja asuransi jiwa
adalah selalu di dasarkan oleh pengalaman masalalu, oleh sebab itu data
statistik yang di pergunakan haruslah data yang tidak menyesatkan, artinya
harus data yang di dasarkan atas peristiwa-peristiwa yang akurat.
b.
Moral hazarad dan insurable interest
Dari
seluruh jenis resiko dalam asuransi jiwa, resiko yang berbahaya adalah resiko
moral atau yang sering disebut moral hazarad, moral hazarad adalah suatu resiko
akibat adanya rekayasa manusia dengan niat buruk dengan maksud untuk memperoleh
keuntungan klaim asuransi. Untuk mencegan timbulnya resiko moral tersebut, maka
setiap aplikasi permintaan asuransi perlu di teliti dan di seleksi.
c.
Menciptakan premi yang proporsional
Sebagai seorag analisis risiko berperan
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Kesimpulan
dari pembahasan pelaksanaan praktikum profesi asuransi syariah penulis dapat
mengambil beberapa kesimpulan antara lain:
1.
BNI Life merupakan suatu usaha yang
melayani masyarakat, karena memberikan jasa berupa perlindungan jiwa serta
membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan.
2.
Sistem online yang ada dalam perusahaan
terawat dengan baik sehingga lancar saat digunakan.
3.
Analisis risiko sebagai landasan
pengambilan keputusan untuk memilih opsi terbaik untuk menangani risiko
tersebut berdasarkan berbagai alternatif yang diidentifikasi.
4.
Analisis risiko melakukan analisa
lingkungan untuk menetapkan konteks yang ada hubungan dengan risiko, seperti
masalah politik, ekonomi, social dan budaya.
B.
SARAN
1.
Dengan adanya contoh kasus diatas
membuktikan bahwa manajemen resiko tidak sekedar pelengkap dalam industry
asuransi.
2.
Manajemen Resiko memiliki peranan yang
krusial dalam mengantisipasi segala resiko, baik itu dengan prosedur
reasuransi; pengetatan prosedur; atau bahkan dengan membangun kerjasama
strategis.
3.
Intinya, Manajemen Resiko mempunyai
peran yang sangat penting. Diharapkan perusahaan asuransi bisa menerapkan
prinsip-prinsip manajemen resiko secara komprehensif dengan kehati-hatian.
Subscribe to:
Posts (Atom)
