Tuesday, October 31, 2017

contoh fieldnote



kukerta merupakan sebuah bentuk realisasi tridarma perguruan tinggi. di dalamnya kita melakukan beberapa hal yang memeang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. contonya seperti pelatihan menejemen marketing jika memeng kebanyakan masyarakat memiliki home industri. dalam pelaksanaannya kukerta juga harus membuat sebuah laporan terkait program dan perubahan sosial di masyarakat dampingan, teknisnya laporan dibagi menjadi 2 yaitu laporan kelompok dan laporan indifidu, kali ini saya akan menerangkan bagaimana pembuatan sebuah laporan indifidu / fieldnote. fieldnot sendiri merupakan sebuah catatan pribadi yang didalamnya terdapat beberapa perubahan sosial masyarakat dampingan/ atau mendeskripsikan keseharian kalian pada saat kukerta.   
FIELDNOTE 1
Bahrul Ulum , AS, VII 
Judul               : Survai Tempat Usaha Masyarakat
Informan         : masyarakat
Lokasi             : RT 07
Waktu             : Minggu 06 Agustus 2017
Pagi itu aku mandi dan bergegas mengambil pulpen dan buku fieldnote. Kusambangi satu-satu rumah warga yang katanya produsen makanan khas domas. Disana kulemparkan beberapa pertanyaan terkait produk tersebut. Dari beberapa produsen memiliki masalah hampir serupa yaitu tentang pemasaran produk. Kutawarkan beberapa solusi untuk mengatasinya, dalam pemasaran tidah harus menggunakan cara konvensional bisa juga jual dengan cara online. Dalam proses packingpun tidak terlalu menarik. Kusarankan agar membuat packing yang lebih menarik namun masyarakat kurang peduli dengan packing sehingga penjualannyapun stagnan.


FIELDNOTE 2
Kode File        : Sosial
Judul               : Brifing Konsolidasi 3 Kampus
Informan         : Mahasiswa
Lokasi             : Posko UNSERA RT 06
Waktu             : Minggu 06 Agustus 2017
Pada saat itu kami melakukan brifing konsolidasi 3 kampus yang di pinpin oleh tuan rumah yaitu Owi . Kami membahas teknis pembersihan irigasi domas dan pembiayaan transpot mobil pengangkut sampah, sebelumnya kami sudah melayangkan surat bantuan kepada kepala desa domas yaitu H. Dendi Kurnia Adriansyah, S.E. Namun tanggapannya dari beliau kurang bersahabat. Alasannya tidak ada anngaran untuk kebersihan desa domas, itu membuat kami jadi pesimis dalam mengerjakan program kebersihan. Dan kami pun mendesak dalam segi pembiayaan transpot mobil dengan alasan pihak desa seharusnya mendukung dalam program kami. Karna kami bekerja bukan untuk diri kami pribadi, kami bekerja demi kebersihan irigasi domas dan ini menyangkut nama baik kades domas, terlebih kades domas akan mengadakan khitanan 3 putranya yang akan dilaksanakan 2 hari setelah program kami.



FIELDNOTE 3
Kode File        : Sosial
Judul               : Gotong Royong
Informan         : Mahasiswa/Mahasiswi  UIN,UNTIRTA,dan UNSERA
Lokasi             : rt 01 samapai rt 12
Waktu             : tanggal 12 agustus 2017
Pagi itu aku langsung bergegas menuju lokasi yang telah d sepakati saat brifing sambil membawa jaring untuk mengambil sampah bersama kawan kawan. Tiba d lokasi hanya ad bu RT yang sedang menyapu halaman, padahal sebelumnya aku telah meminta bantuan kepada masyarakat domas agar bekerja sama dalam membersihkan irigasi. Sangat d sayangkan masyarakat d domas sangat acuh terhadap kebersihan irigasi. Padahal sebagian masyarakat domas mencuci piring, mencuci baju di irigasi itu. Setelah beberapa jam aku geram dengan sikap masyarakat domas dan akhirnya aku mengajak secara langsung, tiap kali aku bertemu masyarakat langsumg aku ajak, ada yang merespon baik dan langsung membantu, ada yang aku ajak tapi hanya berkata "iya" tapi tidak membantu, bahkan ada juga yang melarang untuk membantu.

No comments:

Post a Comment